Press "Enter" to skip to content

Suplementasi Vitamin A Dosis Tinggi

0

Vitamin A

Vitamin A adalah salah satu zat gizi penting yang larut dalam lemak dan disimpan dalam hati, tidak dapat dibuat oleh tubuh, sehingga harus dipenuhi dari luar.

Sumber vitamin A banyak terdapat pada:

  • Air Susu Ibu (ASI)
  • Bahan Makanan hewani seperti: hati, kuning telur, ikan, daging, ayam dan bebek.
  • Buah-buahan warna kuning dan jingga seperti: pepaya, mangga masak, alpukat, jambu merah dan pisang.
  • Sayuran yang berwarna hijau tua dan berwarna jingga seperti: bayam, tomat dan wortel.
  • Bahan makanan yang diperkaya dengan vitamin A seperti margarine, susu dan mie instant.

kapsul vitamin aKapsul vitamin A yang digunakan dalam kegiatan suplementasi vitamin A adalah kapsul yang mengandung vitamin A dosis tinggi. Terdapat dua jenis kapsul vitamin A, yaitu:

  1. Kapsul Biru (dosis 100.000 IU) untuk bayi umur 6-11 bulan
  2. Kapsul Merah (dosis 200.000 IU) untuk anak umur 12-59 bulan dan ibu yang dalam masa nifas.

Manfaat Vitamin A

Mengkonsumsi vitamin A bagi balita sangat banyak manfaatnya, seperti:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan infeksi seperti campak dan diare.
  • Membantu proses penglihatan dalam adaptasi terang ke tempat yang gelap.
  • Mencegah kelainan pada sel-sel epitel termasuk selaput lendir mata.
  • Mencegah terjadinya proses metaplasi sel-sel epitel sehingga kelenjar tidak memproduksi cairan yang dapat menyebabkan kekeringan mata.
  • Mencegah terjadinya kerusakan mata hingga kebutaan.
  • Vitamin A esensial untuk membantu proses pertumbuhan.
  • Vitamin A atau retinol terlibat dalam pembentukan, produksi, dan pertumbuhan sel darah merah, sel limfosit, antibodi juga integritas sel epitel pelapis tubuh.
  • Vitamin A juga dapat mencegah rabun senja, xeroftalmia, kerusakan kornea dan kebutaan serta mencegah anemia pada ibu nifas.
Baca juga  STUNTING ; Umur Anak Sama, Kenapa Tinggi Badan Berbeda??

Penting untuk diketahui bahwa kekurangan vitamin A dalam tubuh yang berlangsung lama dapat menimbulkan masalah kesehatan yang berdampak pada meningkatnya risiko kesakitan dan kematian pada Balita. Kekurangan vitamin A juga dapat meningkatkan risiko anak rentan terkena penyakit infeksi seperti infeksi saluran pernapasan atas, campak dan diare.

Sasaran Suplementasi Vitamin A

Tabel: Sasaran pemberian suplementasi Vitamin A

Sasaran Dosis Frekuensi
Bayi 6-11 bulan Kapsul biru (100.000 SI) 1 kali
Balita 12-59 bulan Kapsul merah (200.000 SI) 2 kali
Ibu nifas 0-42 hari Kapsul merah (200.000 SI) 2 kali
Bayi dan balita dengan penyakit xeroptalmia, campak dan gizi buruk Sesuaikan dengan umur 2 kali

Catatan:

Untuk keamanan, kapsul vitamin A 200.000 SI tidak diberikan kepada bayi (6-11 bulan) dan ibu hamil karena merupakan kontra indikasi.

Suplementasi Vitamin A Pada Bayi dan Anak Balita

Suplementasi Vitamin A diberikan kepada seluruh anak balita umur 6-59 bulan secara serentak:

  • Untuk bayi umur 6-11 bulan diberikan Kapsul Biru (100.000 SI) sebanyak 1 kali yaitu pada bulan Februari atau Agustus
  • Untuk anak balita umur 12-59 bulan diberikan Kapsul Merah (200.000 SI) sebanyak 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus

Cara Pemberian

Sebelum dilakukan pemberian kapsul, tanyakan pada ibu balita apakah pernah menerima kapsul Vitamin A pada 1 (satu) bulan terakhir.

  • Berikan kapsul biru (100.000 SI) untuk bayi dan kapsul merah (200.000 SI) untuk balita
  • Potong ujung kapsul dengan menggunakan gunting yang bersih
  • Pencet kapsul dan pastikan anak menelan semua isi kapsul (dan tidak membuang sedikit pun isi kapsul)
  • Untuk anak yang sudah bisa menelan dapat diberikan langsung satu kapsul untuk diminum

Tempat pemberian

  • Sarana fasilitas kesehatan (rumah sakit, puskesmas, puskesmas pembantu (Pustu), polindes/poskesdes, balai pengobatan, praktek dokter/bidan swasta)
  • Posyandu
  • Sekolah Taman Kanak-kanak, Pos PAUD termasuk kelompok bermain, tempat penitipan anak, dll
Baca juga  Pesan Gizi Seimbang untuk Remaja Putri dan Calon Pengantin

Catatan

Pemberian kapsul vitamin A pada bulan Februari dan Agustus dapat diintegrasikan dengan pelaksanaan program lain seperti kegiatan Kampanye Campak (Measles Campaign), malaria, dll untuk meningkatkan cakupan masing-masing program.

Suplementasi Vitamin A pada Ibu Nifas

Ibu nifas adalah ibu yang baru melahirkan sampai 6 minggu setelah kelahiran bayi (0- 42 hari). Ibu nifas harus diberikan kapsul Vitamin A dosis tinggi (200.000 SI) karena:

  • Pemberian 1 kapsul Vitamin A Merah cukup untuk meningkatkan kandungan Vitamin A dalam ASI selama 60 hari
  • Pemberian 2 kapsul Vitamin A Merah diharapkan cukup menambah kandungan Vitamin A dalam ASI sampai bayi berusia 6 bulan.
  • Kesehatan ibu cepat pulih setelah melahirkan
  • Mencegah infeksi pada ibu nifas

Waktu pemberian

Kapsul Vitamin A Merah (200.000 SI) diberikan pada masa nifas sebanyak 2 kali, yaitu:

  • 1 (satu) kapsul Vitamin A diminum segera setelah saat persalinan
  • 1 (satu) kapsul Vitamin A kedua diminum 24 jam sesudah pemberian kapsul pertama

Catatan:

Jika sampai 24 jam setelah melahirkan ibu tidak mendapat vitamin A, maka kapsul Vitamin A dapat diberikan:

  • pada kunjungan ibu nifas atau
  • pada KN 1 (6-48 jam) atau saat pemberian imunisasi hepatitis B (HB0) atau
  • pada KN 2 (bayi berumur 3-7 hari) atau
  • pada KN 3 (bayi berumur 8 -28 hari)

Cara Pemberian

Sebelum dilakukan pemberian kapsul, tanyakan pada ibu apakah setelah melahirkan sudah menerima kapsul Vitamin A, jika belum:

  • Kapsul Vitamin A merah diberikan segera setelah melahirkan dengan cara meminum langsung 1 (satu) kapsul.
  • Kemudian minum 1 (satu) kapsul lagi 24 jam setelah pemberian kapsul pertama.

Tempat pemberian

  • Sarana fasilitas kesehatan (rumah sakit, puskesmas, pustu, poskesdes/polindes, balai pengobatan, praktek dokter, bidan praktek swasta)
  • Posyandu

Suplementasi Vitamin A pada Situasi Khusus

  1. Bila ada Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan infeksi lain, maka suplementasi vitamin A diberikan pada:
  • Seluruh balita yang ada di wilayah tersebut diberi 1 (satu) kapsul Vitamin A dengan dosis sesuai umurnya.
  • Balita yang telah menerima kapsul Vitamin A dalam jangka waktu kurang dari 30 hari (sebulan) pada saat KLB, maka balita tersebut tidak dianjurkan lagi untuk diberi kapsul.
  1. Untuk pengobatan xeroftalmia, campak dan gizi buruk
Baca juga  Pesan Gizi Seimbang untuk Anak dan Remaja

Bila ditemukan kasus xeroftalmia, campak dan gizi buruk (marasmus, kwashiorkor dan marasmik kwashiorkor), pemberian Vitamin A mengikuti aturan sebagai berikut:

  • Saat ditemukan, berikan 1 (satu) kapsul Vitamin A merah atau biru sesuai umur anak
  • Hari berikutnya, berikan lagi 1 (satu) kapsul Vitamin A merah atau biru sesuai umur anak
  • Dua minggu berikutnya, berikan 1 (satu) kapsul Vitamin A merah atau biru sesuai umur anak.

 

Bahan Bacaan

  • Depkes RI. 2009. Panduan Manajemen Suplementasi Vitamin A. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Gizi Masyarakat Departemen Kesehatan RI. Diakses 06 Maret 2018 dari http://gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2012/08/panduan-suplementasi-vitA.pdf
  • Depkes RI. 2016. Menkes Canangkan Crash Program Campak Diintegrasikan Bulan Pemberian Kapsul Vitamin A dan Obat Cacing. Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Diakses 06 Maret 2018 dari http://www.depkes.go.id/article/print/16080600002/menkes-canangkan-crash-program-campak-diintegrasikan-bulan-pemberian-kapsul-vitamin-a-dan-obat-cacin.html
  • Dinkes Bali. 2016. Bulan Vitamin A. Bali: Seksi Gizi Dinkes Provinsi Bali. Diakses 06 Maret 2018 dari http://www.diskes.baliprov.go.id/files/subdomain/diskes/Pebruari%202016/Artikel/Bulan%20Vitamin%20A%20Februari%20dan%20Agustus22%20%284.pdf

 

Please Leave a Reply / Comment

Translate »