Press "Enter" to skip to content

Vaksin Poliomyelitis Oral

Safwan Sy 0

VAKSIN POLIOMYELITIS ORAL
( Sumber : www.biofarma.co.id )

DESKRIPSI

Vaksin Poliomyelitis Oral (OPV) adalah vaksin trivalen merupakan cairan berwarna kuning kemerahan dikemas dalam vial gelas yang mengandung suspensi dari tipe 1, 2 dan 3 virus Polio hidup (strain Sabin) yang telah dilemahkan. Vaksin Poliomyelitis Oral ini merupakan suspensi “drops” untuk diteteskan melalui dropper (secara oral).

KOMPOSISI

Tiap dosis (2 tetes = 0,1 mL) mengandung :

Zat berkhasiat :

  • Virus Polio hidup  dilemahkan  (strain Sabin) tipe 1 ≥ 106.0   CCID50 tipe 2 ≥ 105.0   CCID50 tipe 3 ≥ 105.8 CCID50  (CCID50 = Cell Culture Infective Dose 50)

Zat tambahan :

  • Eritromisin tidak lebih dari 2 mcg
  • Kanamisin tidak lebih dari 10 mcg
  • Sukrosa 35 % (v/v) (sebagai zat penstabil)

INDIKASI

Vaksin digunakan  untuk pencegahan terhadap Poliomyelitis.

CARA KERJA OBAT

Merangsang   tubuh   membentuk  antibodi terhadap Poliomyelitis.

CARA PEMBERIAN DAN DOSIS

Secara oral (melalui mulut), 1 dosis (dua tetes) sebanyak 4 kali (dosis) pemberian, dengan interval setiap dosis minimal 4 minggu.

EFEK SAMPING

  • Umumnya tidak terdapat efek samping. Sangat jarang terjadi kelumpuhan (paralytic poliomyelitis) yang diakibatkan karena vaksin (perbandingan 1 / 1.000.000 dosis).
  • Individu yang kontak dengan anak yang telah divaksinasi, jarang sekali beresiko mengalami lumpuh polio (paralytic poliomyelitis) akibat vaksinasi (perbandingan 1 / 1.400.000 dosis sampai 1 / 3.400.000 dosis). Dan hal ini terjadi bila kontak belum mempunyai kekebalan terhadap virus polio atau belum pernah diimunisasi.
  • Sindroma Guillain Barré.
Baca juga :   Fatwa MUI Nomor 04 Tahun 2016 Tentang Imunisasi

KONTRAINDIKASI

  • Apabila sedang mengalami diare, dosis OPV yang diberikan tidak akan dihitung sebagai bagian dari jadwal imunisasi dan harus diulang setelah sembuh.
  • Penderita leukemia dan disgammaglobulinemia.
  • Anak dengan infeksi akut yang disertai demam.
  • Anak dengan defisiensi sistem kekebalan.
  • Anak dalam pengobatan imunosupresif.

INTERAKSI OBAT

Obat yang bersifat imunosupresif.

PERINGATAN & PERHATIAN

  • Harus diberikan secara oral
  • Pemberian secara bersama-sama dengan vaksin hidup lainnya harus dilakukan secara terpisah

PENYIMPANAN

  • Potensi vaksin akan terjaga sampai dengan waktu daluarsa yang terdapat pada vial jika disimpan pada suhu tidak lebih dari -20°C. Hanya dapat disimpan selama 6 bulan pada suhu antara +2°C dan +8°C.
  • Masa kadaluarsa 2 tahun.

Penggunaan vaksin dalam vial dosis ganda yang sudah dibuka

Vaksin OPV dalam kemasan vial dosis ganda yang telah diambil satu dosis atau lebih untuk imunisasi dapat disimpan dan dapat digunakan untuk sesi imunisasi berikutnya sampai dengan 4 minggu, jika semua kondisi yang dipersyaratkan dipenuhi.

KEMASAN

  • Dus : 10 vial @ 1 mL (10 dosis)
  • Dus : 10 vial @ 2 mL (20 dosis)
  • Dus : 50 vial @ 2 mL (20 dosis)

 

Please Leave a Reply / Comment