Press "Enter" to skip to content

Serum Anti Tetanus

Safwan Sy 0

SERUM ANTI TETANUS (KUDA)
( Sumber : www.biofarma.co.id )

DESKRIPSI

Serum Anti Tetanus adalah antisera yang dibuat dari plasma kuda yang dikebalkan terhadap tetanus, serta mengandung fenol sebagai pengawet, berupa cairan bening kekuningan.

KOMPOSISI

    Serum Anti Tetanus 1.500 IU
Tiap mL mengandung:

  • Zat aktif : Antitoksin tetanus 1.500 IU
  • Zat tambahan: Fenol 2,5 mg

    Serum Anti Tetanus 20.000 IU
Tiap mL mengandung:

  • Zat aktif : Antitoksin tetanus 5.000 IU
  • Zat tambahan : Fenol 2,5 mg

INDIKASI

  • Serum Anti Tetanus 1.500 IU digunakan untuk pencegahan tetanus pada luka yang terkontaminasi dengan tanah, debu jalan atau bahan lain yang dapat menyebabkan infeksi Clostridium tetani, pada seseorang yang tidak yakin sudah diimunisasi atau yang belum diimunisasi lengkap dengan vaksin tetanus.
  • Serum Anti Tetanus 20.000 IU digunakan untuk pengobatan terhadap tetanus.

CARA KERJA OBAT

Imunisasi pasif, pada penyuntikan dimasukkan serum anti tetanus yang mampu untuk menetralisir toksin tetanus yang beredar dalam darah penderita.

PEMBERIAN

  1. Secara intramuskular
  • Hasil uji kepekaan harus negatif
  • Penyuntikan harus dilakukan secara perlahan
  • Penderita harus diamati paling sedikit selama 30 menit
  1. Secara Intravena
  • Lakukan penyuntikan secara intramuskular terlebih dahulu
  • Bila tidak ada gejala alergi, lakukan penyuntikan intravena
  • Penyuntikan harus dilakukan secara perlahan
  • Penderita harus diamati paling sedikit selama 1 (satu) jam

POSOLOGI

  • Pencegahan tetanus : 1 dosis profilaktik (1.500 IU) atau lebih, diberikan secara intramuskular.
  • Pengobatan tetanus : Berikan 10.000 IU atau lebih, secara intramuskular atau intravena tergantung keadaan penderita
Baca juga :   Seberapa Jauh Kita Mengetahui Tentang Imunisasi..??

Lakukan uji kepekaan terlebih dahulu, bila peka lakukan desensitisasi.

EFEK SAMPING

  • Syok anafilaktik; jarang terjadi, tetapi bila ada, timbulnya dapat segera atau beberapa jam setelah penyuntikan.
  • Penyakit serum; dapat terjadi antara 7 – 10 hari setelah penyuntikan dengan gejala-gejala seperti demam, gatal, sesak nafas dan reaksi alergi lainnya.
  • Demam; demam yang disertai menggigil dapat terjadi setelah penyuntikan secara intravena.
  • Rasa nyeri di lokasi suntikan; biasanya terjadi 24 jam setelah penyuntikan antisera dalam jumlah dosis besar.

INTERAKSI OBAT

Tidak ada interaksi obat.

KONTRAINDIKASI

Penderita yang terbukti alergi terhadap antisera kuda

PERINGATAN & PERHATIAN

  1. Hal yang Harus Diperhatikan pada Penyuntikan Antisera
  • Alat suntik berisi adrenalin (1 : 1.000) harus tersedia sebelum melakukan penyuntikan antisera. Kemungkinan kortikosteroid dan Antihistamin H1 juga diperlukan.
  • Jangan menyuntikkan antisera yang baru dikeluarkan dari lemari es, terutama antisera dalam jumlah besar. Suhunya harus dinaikkan lebih dahulu agar sama dengan suhu badan (tapi jangan dipanaskan menggunakan api).
  • Waktu disuntik penderita harus dalam keadaan tidak tegang (rileks)
  1. Uji Kepekaan
  • 0,02 mL antisera diencerkan 1 : 1.000 dalam larutan NaCl fisiologis (salin), diberikan secara intradermal.
  • Bila hasil tes negatif, lanjutkan dengan uji kepekaan ulang dengan pengenceran antisera 1 : 100
  • Pada orang tanpa riwayat alergi, uji kepekaan dapat dilakukan langsung mulai dari pengenceran 1 : 100 Lakukan kontrol negatif dengan larutan NaCl fisiologis dan kontrol positif dengan histamin.
  • Gambaran hasil tes positif : Uji kepekaan dinyatakan positif jika terjadi indurasi dan eritema dengan ukuran ≥ 3 mm setelah 15 – 20 menit, dibandingkan dengan kontrol negatif. Bila hasil tes positif lakukan desensitisasi.
  1. Tindakan terhadap Efek Samping
  • Reaksi Anafilaktik (Anaphylactic Shock)
  1. Jika terjadi, pemberian antisera dihentikan segera.
  2. Suntikkan 0,3-0,5 mL adrenalin 1 : 1.000 secara intramuskular. Pada anak, 0,01 mL/kg berat badan atau maksimal 0,3 mL.
  3. Periksa tekanan darah secara teratur, bila tekanan darahnya tetap rendah, berikan lagi 0,5 mL adrenalin 1 : 1.000. Jika perlu suntikkan kortikosteroid secara intramuskular.
  4. Bila keadaan syok belum teratasi, segera bawa penderita ke rumah sakit.
  • Penyakit Serum (Serum Sickness) Beri antihistamin selama beberapa hari dan penderita sebaiknya istirahat. Bila perlu dapat diberi sediaan kortikosteroid.
  • Demam disertai menggigil tidak memerlukan tindakan apapun, karena akan cepat menghilang (dalam 24 jam). Cukup diberi selimut atau botol berisi air panas.
  • Rasa nyeri pada tempat suntikan, keadaan ini tidak memerlukan tindakan apapun karena akan hilang dengan sendirinya.
  1. Beritahu penderita
  • Penderita harus diberitahu bahwa mereka telah disuntik dengan antisera yang berasal dari hewan, informasi tersebut harus diteruskan kepada dokter yang akan memberi dosis antisera selanjutnya.
Baca juga :   Vaksin Campak

PENYIMPANAN

  • Serum anti tetanus harus disimpan pada suhu antara +2°C s/d +8°C.
  • Jangan dibekukan.
  • Masa kadaluarsa 2 tahun.

KEMASAN
Dus : 10 Ampul @ 1 mL (1.500 IU)
Dus : 10 Vial @ 4 mL (20.000 IU)

BIOSAT 1.5
Dus : 10 ampul @ 1 mL (1.500 IU)

BIOSAT 20
Dus : 1 vial @ 4 mL

 

Please Leave a Reply / Comment