Press "Enter" to skip to content

Perubahan Fisik Pada Masa Pubertas

Safwan Sy 0

Pada masa remaja (pubertas), terjadi suatu pertumbuhan fisik yang cepat disertai banyak perubahan, termasuk pertumbuhan organ-organ reproduksi (organ seksual) untuk mencapai kematangan yang ditunjukkan dengan kemampuan melaksanakan fungsi reproduksi.

Menurut Kumalasari dan Andhyantoro (2012) dan Widyastuti, dkk (2014), perubahan yang terjadi pada masa pubertas dibagi menjadi dua, yaitu munculnya tanda-tanda seks primer dan tanda-tanda seks sekunder.

TANDA-TANDA SEKS PRIMER

  1. Remaja Laki-Laki

Yang dimaksud dengan tanda seks primer adalah organ seks, pada laki-laki gonad atau testes. Organ ini terletak di dalam scrotum. Sebagai tanda bahwa fungsi organ reproduksi pria sudah matang, lazimnya terjadi mimpi basah.

Mimpi basah biasanya terjadi pada remaja laki-laki usia antara 10 – 15 tahun. Mimpi basah merupakan salah satu cara tubuh laki-laki ejakulasi. Ejakulasi terjadi karena sperma yang terus menerus diproduksi perlu dikeluarkan. Mimpi basah (ejakulasi) adalah pengalaman yang normal bagi semua laki-laki.

  1. Remaja Wanita

Sebagai tanda kematangan organ reproduksi pada wanita ditandai dengan datangnya haid atau mentruasi (menarche). Menarche adalah menstruasi pertama kali yang terjadi dalam rentang usia 10 – 16 tahun atau pada masa awal remaja (pubertas).

Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim melalui vagina yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam (endometrium) yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi. Hal ini akan terjadi secara berkala kira-kira setiap 28 hari, dan akan terus berlangsung sampai menjelang masa menopause yaitu sekitar usia 40-50 tahun.

Baca juga :   Usia Remaja ; Apa Saja Karakter dan Tugasnya ??

TANDA-TANDA SEKS SEKUNDER

  1. Remaja Laki-Laki

  • Rambut
    Pertumbuhan rambut di sekitar alat kelamin, ketiak, dada, tangan, kaki dan wajah seperti halnya kumis dan cambang.
  • Kulit
    Kulit menjadi lebih kasar dan tebal, pori-pori membesar dan berminyak
  • Kelenjar lemak dan kelenjar keringat
    Kelenjar lemak di bawah kulit menjadi lebih aktif, sehingga seringkali menyebabkan jerawat karena produksi minyak yang meningkat. Kelenjar keringat juga bertambah terutama di bagian ketiak.
  • Otot dan rangka tubuh
    Lengan dan tungkai kaki bertambah panjang, tangan dan kaki bertambah besar.
    Bahu melebar, pundak serta dada bertambah besar dan membidang, pinggul menyempit.
    Tulang-tulang wajah memanjang dan membesar tidak tampak seperti anak kecil lagi.
  • Suara
    Seiring dengan tumbuhnya rambut pada kemaluan, maka tumbuh juga jakun dan perubahan suara. Mula-mula agak serak, kemudian volumenya juga meningkat dan besar.
  • Benjolan di dada
    Pada usia sekitar 12 – 14 tahun muncul benjolan kecil-kecil di sekitar kelenjar susu. Teraba sedikit keras dan sakit, setelah beberapa minggu membesar dan jumlahnya menurun dan hilang dengan sendirinya.
  1. Remaja Wanita

  • Rambut
    Tumbuhnya rambut kemaluan terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkembang.
    Bulu ketiak dan bulu pada kulit wajah mulai tampak setelah haid.
    Semua rambut kecuali rambut wajah, mula-mula lurus dan terang warnanya, kemudian menjadi lebih subur, lebih kasar, lebih gelap dan agak keriting.
  • Kulit
    Kulit menjadi lebih kasar dan tebal, agak pucat dan pori-pori membesar. Akan tetapi berbeda dengan dengan laki-laki, kulit pada wanita tetap lebih lembut.
  • Kelenjar lemak dan kelenjar keringat
    Kelenjar lemak di bawah kulit menjadi lebih aktif, sehingga seringkali menyebabkan jerawat karena produksi minyak yang meningkat. Kelenjar keringat meningkat terutama di bagian ketiak. Kelenjar keringat dan baunya menusuk sebelum dan selama masa haid.
  • Otot dan rangka tubuh
    Lengan dan tungkai kaki bertambah panjang, tangan dan kaki bertambah besar.
    Tulang-tulang wajah mulai memanjang dan membesar.
    Otot semakin besar dan semakin kuat, terutama pada pertengahan dan menjelang akhir masa pubertas, sehingga memberikan bentuk pada bahu, lengan dan tungkai.
  • Suara
    Suara menjadi lebih penuh dan semakin merdu.
  • Payudara
    Pertumbuhan payudara, puting susu membesar dan menonjol, kelenjar susu berkembang, payudara menjadi lebih besar dan lebih kuat.
  • Pinggul
    Pinggul menjadi berkembang, membesar dan membulat. Hal ini sebagai akibat membasarnya tulang pinggul dan berkembangnya lemak di bawah kulit.
Baca juga :   Memilih Metode dan Jenis Alat Kontrasepsi yang Sesuai

Perubahan fisik pada masa pubertas laki-laki dan wanita

 

REFERENSI

  • Kumalasari, Intan. Iwan Andhyantoro. 2012. Kesehatan Reproduksi untuk Mahasiswa Kebidanan dan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
  • Widyastuti, Yani. dkk. 2014. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Fitramaya.

 

Please Leave a Reply / Comment